Pernahkah anda membayangkan bila dunia ini tanpa air???? Mungkin dipikiran kita kehidupan ini akan musnah, tak akan ada yang bisa bertahan. Begitulah pentingnya air sampai-sampai tak ada yang dapat hidup tanpa air. Manusia buruh air, hewan butuh air, tumbuhan pun butuh air.
Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. (Wikipedia.com). Lihat saja jika seorang ilmuwan ingin meneliti apakah ada kehidupan di planet lain, maka yang pertama dicari para ilmuan selain udara adalah keberadaan air. Mengapa??? Karena mereka menyakini bahwa semua kehidupan di bumi muncul dari air. Wow…. Itulah Hebatnya AIR…!!! Ada dan tidak adanya kehidupan semua tergantung pada air.
Makanya Air itu butuh suatu konservasi atau upaya pemeliharaan sifat dan fungsi sumber daya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mahluk hidup, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang. Upaya melindungi sumber air, saat ini mendapatkan perhatian yang cukup serius dari pemerintah. Hal ini berangkat dari kesadaran masyarakat dan pemerintah bahwa sumber air sebagai unsur lingkungan yang vital merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat menjamin berlanjutnya kehidupan.
Berbagai peraturan perundang-undangan dikeluarkan seperti “Ketentuan-ketentuan Payung”, yang dituangkan dalam Undang-undang No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang, UU No. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU No. 41/1999 tentang Kehutanan, UU No. 7/2004 tentang Sumber Daya Air.
Upaya ini dilakukan selain untuk menjaga kelastarian air dan juga agar menjaga agar air tidak tercemar, juga mempunyai beberapa manfaat dari konservasi ini :
1. Pencegahan Banjir dan Kekeringan
Banjir terjadi karena sungai dan saluran-saluran drainase lain tidak mampu menampung air hujan yang turun ke bumi. Penuhnya air permukaan pada sungai dan danau serta saluran drainase lain disebabkan karena air hujan itu tidak merembes ke bumi, melainkan mengalir menjadi air permukaan. Untuk upaya ini pemerintah membuat aturan untuk pada kawasan resapan air tidak diperkenankan mendirikan bangunan di kawasan ini karena akan menghalangi meresapnya air hujan secara besar-besaran. Pembangunan jalan raya juga dihindari agar tidak menyebabkan pemadatan tanah dan terganggunya fungsi akuifer. vegetasi yang ada dijaga dan tidak dilakukan penebangan komersial.
2. Pencegahan Erosi dan Sedimentasi
Erosi dan sedimentasi adalah peristiwa terkikisnya lapisan permukaan bumi oleh angin atau air. Faktor penentu sedimentasi ini adalah iklim, topografi, dan sifat tanah serta kondisi vegetasi.
3. Pencegahan Kerusakan Bantaran Sungai
Kerusakan bantaran sungai dapat diakibatkan oleh pengikisan aliran air dan aktivitas manusia yaitu dengan pembuangan sampah, material dan pengurukan untuk melindungi tempat tinggal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar